2026-08-10
Penyuluhan Microgreen oleh Tim 2 KKN Universitas Diponegoro di Desa Gondanglegi
Tanggal: 1 Agustus 2026 Kategori: Kegiatan Desa / UMKM / Pertanian
Pada 1 Agustus 2026, Tim 2 KKN Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan penyuluhan budidaya microgreen bersama masyarakat Desa Gondanglegi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan microgreen sebagai salah satu alternatif budidaya tanaman yang praktis, memiliki waktu panen relatif singkat, serta dapat dilakukan dengan lahan yang terbatas.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan dengan tahapan dasar budidaya microgreen, mulai dari pemilihan benih, persiapan media tanam, penyemaian, perawatan, hingga pemanenan. Tim juga memberikan contoh secara langsung agar peserta dapat memahami proses budidaya dan menerapkannya secara mandiri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Gondanglegi dapat memanfaatkan budidaya microgreen sebagai kegiatan produktif yang memiliki potensi untuk konsumsi rumah tangga maupun pengembangan usaha.
SOP Dasar Budidaya Microgreen
1. Persiapan
Siapkan:
Benih microgreen berkualitas dan tidak diberi pestisida.
Tray/wadah tanam.
Media tanam seperti cocopeat atau tanah yang sesuai.
Air bersih.
Sprayer.
Tempat dengan pencahayaan yang cukup.
2. Persiapan Media
Bersihkan wadah atau tray.
Masukkan media tanam secara merata.
Padatkan media secukupnya.
Basahi media menggunakan air hingga lembap, tetapi tidak tergenang.
3. Penyemaian Benih
Sebarkan benih secara merata di atas media.
Jangan menumpuk benih terlalu tebal.
Semprot benih menggunakan sprayer.
Tutup tray atau letakkan di tempat yang minim cahaya selama masa awal perkecambahan.
4. Perawatan
Setelah benih mulai berkecambah, buka penutup tray.
Letakkan tanaman di tempat yang mendapatkan cahaya yang cukup.
Jaga media tetap lembap dengan penyiraman atau penyemprotan secara rutin.
Hindari penyiraman berlebihan karena dapat menyebabkan tanaman mudah berjamur atau membusuk.
Pastikan sirkulasi udara di sekitar tanaman cukup baik.
5. Pemanenan
Microgreen umumnya dapat dipanen sekitar 7–14 hari setelah penyemaian, tergantung jenis tanaman.
Panen dilakukan ketika batang dan daun muda sudah tumbuh dengan baik.
Gunakan gunting atau alat potong yang bersih.
Potong tanaman sedikit di atas permukaan media.
Setelah dipanen, microgreen dapat segera dicuci dan dikonsumsi atau dikemas untuk pemasaran.
Tips Penting
Kunci budidaya microgreen adalah menjaga keseimbangan antara air, cahaya, dan kebersihan. Media cukup lembap, tetapi tidak boleh terlalu basah. Gunakan wadah dan alat yang bersih untuk mengurangi risiko jamur dan kontaminasi.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan dengan tahapan dasar budidaya microgreen, mulai dari pemilihan benih, persiapan media tanam, penyemaian, perawatan, hingga pemanenan. Tim juga memberikan contoh secara langsung agar peserta dapat memahami proses budidaya dan menerapkannya secara mandiri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Gondanglegi dapat memanfaatkan budidaya microgreen sebagai kegiatan produktif yang memiliki potensi untuk konsumsi rumah tangga maupun pengembangan usaha.
SOP Dasar Budidaya Microgreen
1. Persiapan
Siapkan:
Benih microgreen berkualitas dan tidak diberi pestisida.
Tray/wadah tanam.
Media tanam seperti cocopeat atau tanah yang sesuai.
Air bersih.
Sprayer.
Tempat dengan pencahayaan yang cukup.
2. Persiapan Media
Bersihkan wadah atau tray.
Masukkan media tanam secara merata.
Padatkan media secukupnya.
Basahi media menggunakan air hingga lembap, tetapi tidak tergenang.
3. Penyemaian Benih
Sebarkan benih secara merata di atas media.
Jangan menumpuk benih terlalu tebal.
Semprot benih menggunakan sprayer.
Tutup tray atau letakkan di tempat yang minim cahaya selama masa awal perkecambahan.
4. Perawatan
Setelah benih mulai berkecambah, buka penutup tray.
Letakkan tanaman di tempat yang mendapatkan cahaya yang cukup.
Jaga media tetap lembap dengan penyiraman atau penyemprotan secara rutin.
Hindari penyiraman berlebihan karena dapat menyebabkan tanaman mudah berjamur atau membusuk.
Pastikan sirkulasi udara di sekitar tanaman cukup baik.
5. Pemanenan
Microgreen umumnya dapat dipanen sekitar 7–14 hari setelah penyemaian, tergantung jenis tanaman.
Panen dilakukan ketika batang dan daun muda sudah tumbuh dengan baik.
Gunakan gunting atau alat potong yang bersih.
Potong tanaman sedikit di atas permukaan media.
Setelah dipanen, microgreen dapat segera dicuci dan dikonsumsi atau dikemas untuk pemasaran.
Tips Penting
Kunci budidaya microgreen adalah menjaga keseimbangan antara air, cahaya, dan kebersihan. Media cukup lembap, tetapi tidak boleh terlalu basah. Gunakan wadah dan alat yang bersih untuk mengurangi risiko jamur dan kontaminasi.